FEB UNEJ Gandeng UniSZA Malaysia Gelar Guest Lecture, Bedah Ekonomi Politik dan Pembangunan Berkelanjutan Kawasan Perbatasan
JEMBER – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB UNEJ) terus memperkuat komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional. Bekerja sama dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, FEB UNEJ sukses menyelenggarakan Guest Lecture bertajuk “Beyond the Border: Malaysia–Indonesia Political Economy and Sustainable Development” pada Rabu (9/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ir. Soekarno FEB UNEJ ini menghadirkan akademisi terkemuka dari UniSZA, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi, sebagai narasumber utama. Diskusi interaktif ini dihadiri oleh jajaran dosen dan mahasiswa yang antusias mendalami dinamika hubungan bilateral kedua negara tetangga.
Dinamika Perbatasan dan Ekonomi Lintas Batas
Dalam pemaparannya, Assoc. Prof. Dr. Suyatno Ladiqi mengajak para peserta menelusuri akar historis warisan kolonial yang membentuk garis batas wilayah antara Indonesia dan Malaysia. Pembahasan difokuskan pada dinamika perbatasan darat maupun maritim, dengan sorotan khusus pada tingginya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di koridor strategis Nunukan–Tawau.
Selain persoalan ekonomi, kuliah umum ini membedah ketegangan antara pendekatan keamanan (security approach) yang kaku dengan kebutuhan riil kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Transformasi Paradigm: Prosperity-Oriented Governance
Salah satu poin penting yang ditegaskan dalam diskusi ini adalah perlunya transformasi paradigma tata kelola perbatasan. Pendekatan yang berfokus pada keamanan (security-centric) perlu bergeser menuju tata kelola yang berorientasi pada kesejahteraan (prosperity-oriented border governance).
Guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan di kawasan Borneo, pemateri menekankan beberapa langkah strategis, antara lain:
-
Diplomasi Masyarakat Adat: Memanfaatkan kearifan lokal dan ikatan kekerabatan lintas batas untuk menjaga stabilitas.
-
Penguatan Kelembagaan: Mengoptimalkan peran badan pengelola perbatasan di kedua negara.
-
Kerja Sama Ekonomi Inklusif: Mendorong perdagangan lintas batas yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga lokal.
Melalui agenda akademis ini, FEB UNEJ dan UniSZA berharap dapat mempererat hubungan akademis serta berkontribusi dalam melahirkan gagasan-gagasan strategis demi kemajuan kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Shared Borders, Stronger People, Brighter Tomorrow.